TAHAP II PERKARA DUGAAN TIPIKOR REVERSE REPO OBLIGASI PADA KANTOR PUSAT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH MALUKU TAHUN 2011 S.D. TAHUN 2014

Ambon, Selasa, 02 Februari 2021, Penyidik Bidang Pidsus Kejaksaan Tinggi Maluku melakukan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Penjualan Dan Pembelian (Reverse Repo) Surat-surat Hutang/Obligasi pada Kantor Pusat PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2014 kepada Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Ambon, bertempat di Ruang Pidsus Kejaksaan Tinggi Maluku, Jl.Sultan Hairun No.6 Ambon dan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ambon.
Para tersangka yang dilakukan Penyerahan Tahap II masing-masing :
Tersangka I. B. T., ( Mantan Direktur Kepatuhan PT. Bank
Pembangunan Daerah Maluku). Tahap II terhadap yang bersangkutan dilakukan di Ruang Pidsus Kantor Kejati Maluku, dan
Tersangka I. R.,
(Mantan Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku).
Tahap II dilakukan di Lapas Kelas IIA Ambon karena yang bersangkutan sementara menjalani masa penahanan dalam perkara lain.
Setelah dilakukan penyerahan Tahap II kemudian tersangka I.B.T ditahan oleh Penuntut Umum, Achmad Atamimi, SH.,MH, dengan jenis penahanan Rutan di Rutan Kelas II A Ambon selama 20 (dua puluh) hari ke depan, sementara tersangka I.R tidak ditahan karena masih menjalani masa penahanan dalam perkara lain di Lapas Kelas II A Ambon.
Sesuai Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara atas Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Penjualan Dan Pembelian (Reverse Repo) Surat-surat Hutang/Obligasi pada Kantor Pusat PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2014, Nomor : SR-373/PW25/5/2020, tanggal 14 Desember 2020, yang dikeluarkan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Maluku, kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut sebesar Rp.238.500.703.330,00.- (dua ratus tiga puluh delapan milyar lima ratus juta tujuh ratus tiga ribu tiga ratus tiga puluh rupiah).